Sebagai perusahaan PLC sejak 2013, RumahOtomatis telah menyelesaikan berbagai proyek otomasi. Bersinergi dengan vendor PLC lain, RumahOtomatis selalu menawarkan alternatif baru pada sistem otomasi. PLC (Programmable Logic Control) merupakan module atau controller yang meneruskan perintah dari operator melalui SCADA / HMI menjadi sinyal ke peralatan kontrol seperti valve, sirine, motor, dsb. Menggunakan logika yang terprogram untuk memastikan sesuatu terjadi dengan aman, dalam urutan yang benar, dan membuat proses dapat berulang dengan cepat dan tepat.

Dengan PLC maka pekerjaan yang bersifat monoton, berat, berbahaya, dapat dilakukan dengan baik tanpa adanya campur tangan langsung dari operator. Otomatisasi PLC sangat berpengaruh untuk meningkatkan produktivitas proses, meningkatkan kualitas, dan membantu tim produksi menghasilkan lebih banyak produk dalam periode waktu yang sama.

Dengan pemrograman PLC yang baik, staft maintenance dapat menggunakannya juga untuk troubleshooting. Sebagaimana bahasa pemrograman yang lain, pemrograman PLC memerlukan keahlian dan pengalaman untuk bisa ditulis secara efisien dan bebas dari kode error atau sering disebut anti gagal. Biasanya ini bisa dilakukan oleh programmer berpengalaman atau perusahaan PLC yang sudah terpercaya.

Otomasi dengan PLC akan menghemat uang Anda, mengendalikan mesin dengan aman, dan meningkatkan produksi.

Sudah memiliki PLC?

PLC yang terbaik untuk sistem saya?

Memilih PLC yang tepat untuk sistem Anda berdasarkan beberapa faktor berikut ini:

  • Perangkat/mesin apa saja yang Anda miliki saat ini?
  • Apakah memerlukan redundant (double CPU) PLC?
  • Apa saja tipe I/O (Input/Output) yang diperlukan?
  • Apakah sistem Anda memerlukan protocol terkini misal untuk IOT (Internet of Things)?
  • Apakah SCADA / HMI yang Anda gunakan?
  • Apakah PLC Anda perlu berkomunikasi dengan peralatan lain?

Beberapa fasilitas pendukung memungkinkan penggunaan PLC tipe kecil yang sudah built in I/O dan tidak bisa diexpand (diupgrade jumlah I/O nya). Beberapa fasilitas lain memerlukan banyak slot maupun rack untuk mengakomodir ribuan I/O. I/O ini dapat dipahami sebagai jumlah sensor dan aktuator yang terpasang pada channel PLC Anda. Adapun tag merupakan istilah dari jumlah point pada PLC Anda yang nantinya digunakan untuk internal variable maupun eksternal variable (yang dibaca oleh HMI). Jenis PLC juga berpengaruh pada bahasa pemrograman yang bisa Anda masukkan kedalam logic. PLC dengan harga mahal biasanya sudah mendukung pemrograman FBD (Function Block Diagram) dan bukan lagi menggunakan ladder. Beberapa perusahaan PLC masih tetap menggunakan bahasa ladder meskipun PLC sudah mendukung FBD untuk melindungi programnya dari pembajakan oleh programmer lain.

Apabila Anda harus terintegrasi dengan perangkat lain yang menggunakan protokol komunikasi, maka Anda juga harus mengetahui jenis protokolnya semisal modbus via serial RS485. Bila ternyata PLC yang Anda tidak support dengan RS485 maka Anda harus membeli perangkat tambahan atau bisa jadi harus mengganti PLC dengan yang lain. Anda bisa mendiskusikan hal ini dengan perusahaan PLC atau vendor PLC di kota Anda.

Saat ini bisa dibilang semua produsen elektronik juga mengeluarkan PLC masing-masing, berikut beberapa merk PLC yang sering dijumpai di pasaran Indonesia:

Apabila Anda masih kesulitan atau tidak mau repot dengan pemrograman PLC, cukup kontak perusahaan PLC atau vendor PLC terpercaya di kota Anda. Atau bisa hubungi kami RumahOtomatis.com.